Udah terlalu banyak kayaknya yang memberikan tips2 dan strategi menghadapi SOOCA baca: soka). Buat yang belum tau apa itu sooca di sini saya sedikit coba jelaskan. SOOCA itu kependekan dari Student Objective Oral Case Analysis atau bisa jg kependekan dari Subjective of Oral Case Analysis. Hehe. Ujian ini bentuknya presentasi tentang kasus di depan para penguji. Yaa memang banyak terdapat kontroversi di balik sooca ini. Namun, terlepas dari kesubjektifannya dan berbagai faktor keberuntungan lainnya, mau ngga mau harus dihadapi. Salah satunya adalah bagaimana berpresentasi di depan dosen penguji. Hoho.
Terkadang ada dosen2 tertentu yang menjadi momok tersendiri bagi sebagian besar mahasiswa. Meskipun kasus2 telah matang dipelajari bukan jaminan bisa dengan lancar mempresentasikannya. Tiba2 ilmu2 itu pun serasa hilang, lidah pun kelu, bibir tak berucap, blablabla.
Enak kayaknya jadi mentalist kayak Deddy Corbuzier atau punya jampi2 khusus kayak magician2 lainnya. Emang benar ya cara2 kayak gitu? Hmm,, ngga perlu kayak gitu juga sebenernya. Karena Islam punya sesuatu yang lebih dari jampi2. Doanya Nabi Musa a.s. waktu menghadapi fir'aun (bukan berarti menyamakan penguji sama fir'aun lho. hehe). Bisalah dipraktekin.
25. Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku
26. dan mudahkanlah untukku urusanku,
27. dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,
28. supaya mereka mengerti perkataanku.
Bukan berarti ini jadi satu2nya jurus ya, tapi ini jadi jurus pamungkas setelah sebelumnya kita habis-habisan belajar ^^.
Semoga bermanfaat, Selamat belajar, dan SEMANGAT!!! \(^o^)/
[+/-] baca lebih lengkap,,
[+/-] tutup lagi,,